Pipa Baja SpiralDanPipa Baja LSAWadalah dua jenis umumpipa baja las, dan terdapat beberapa perbedaan dalam proses manufaktur, karakteristik struktural, kinerja, dan aplikasinya.
Proses manufaktur
1. Pipa SSAW:
Pipa ini dibuat dengan menggulung baja strip atau pelat baja menjadi bentuk pipa sesuai dengan sudut spiral tertentu, lalu dilas.
Sambungan las berbentuk spiral, dan terbagi menjadi dua jenis metode pengelasan: pengelasan busur terendam dua sisi dan pengelasan frekuensi tinggi.
Proses manufaktur dapat menyesuaikan lebar strip dan sudut spiral, untuk mempermudah produksi pipa baja dengan diameter yang lebih besar.
2. Pipa LSAW:
Baja lembaran atau pelat baja langsung dibengkokkan menjadi tabung dan kemudian dilas sepanjang arah memanjang tabung tersebut.
Pengelasan dilakukan dalam garis lurus sepanjang arah memanjang badan pipa, biasanya menggunakan pengelasan resistansi frekuensi tinggi atau pengelasan busur terendam.

Proses pembuatannya relatif sederhana, tetapi diameternya dibatasi oleh lebar bahan baku.
Jadi, kapasitas menahan tekanan pipa baja LSAW relatif lemah, sedangkan pipa baja spiral memiliki kapasitas menahan tekanan yang lebih kuat.
Spesifikasi
1. Pipa Baja Spiral:
Alat ini cocok untuk produksi pipa baja berkaliber besar dan berdinding tebal.
Rentang diameter biasanya antara 219mm-3620mm, dan rentang ketebalan dinding adalah 5mm-26mm.
dapat memanfaatkan baja lembaran yang lebih sempit untuk menghasilkan pipa dengan diameter yang lebih lebar.
2. Pipa baja LSAW:
Cocok untuk produksi pipa baja berdiameter kecil dan berdinding tipis sedang.
Rentang diameter biasanya antara 15mm-1500mm, dan rentang ketebalan dinding adalah 1mm-30mm.
Spesifikasi produk pipa baja LSAW umumnya berdiameter kecil, sedangkan spesifikasi produk pipa baja spiral sebagian besar berdiameter besar. Hal ini terutama karena proses produksi pipa baja LSAW menentukan rentang kalibernya yang relatif kecil, sementara pipa baja spiral dapat disesuaikan melalui parameter pengelasan spiral untuk menghasilkan spesifikasi produk yang berbeda. Oleh karena itu, pipa baja spiral lebih menguntungkan ketika dibutuhkan pipa baja berdiameter besar, seperti di bidang teknik pengairan.
Kekuatan dan stabilitas
1. Pipa baja spiral:
Sambungan las didistribusikan secara heliks, yang dapat menyebarkan tegangan dalam arah aksial pipa, dan karenanya memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap tekanan dan deformasi eksternal.
Kinerjanya lebih stabil di bawah berbagai kondisi tekanan, sehingga cocok untuk proyek transportasi jarak jauh. 2.
2. Pipa baja sambungan lurus:
Sambungan las terkonsentrasi dalam garis lurus, distribusi tegangan tidak seragam seperti pada pipa baja spiral.
Ketahanan terhadap tekukan dan kekuatan keseluruhan relatif rendah, tetapi karena jarak antar sambungan las yang pendek, kualitas pengelasan lebih mudah dipastikan.
Biaya
1. Pipa baja spiral:
Proses yang rumit, sambungan las yang panjang, biaya pengelasan dan pengujian yang tinggi.
Cocok untuk produksi pipa berdiameter besar, terutama jika lebar bahan baku baja strip tidak mencukupi, lebih ekonomis. 2.
2. Pipa baja LSAW:
Proses sederhana, efisiensi produksi tinggi, sambungan las pendek dan mudah dideteksi, biaya produksi lebih rendah.
Cocok untuk produksi massal pipa baja berdiameter kecil.
Bentuk sambungan las
Sambungan las pada pipa baja LSAW lurus, sedangkan sambungan las pada pipa baja spiral berbentuk spiral.
Sambungan las lurus pada pipa baja LSAW membuat hambatan fluida lebih kecil, yang menguntungkan untuk pengangkutan fluida, tetapi pada saat yang sama, hal itu juga dapat menyebabkan konsentrasi tegangan pada sambungan las, yang memengaruhi kinerja keseluruhan. Sambungan las spiral pada pipa baja spiral memiliki kinerja penyegelan yang lebih baik, yang dapat secara efektif mencegah kebocoran cairan, gas, dan media lainnya.
Waktu posting: 18 Juni 2025

