Baja siku, sebagai bahan konstruksi dan industri yang penting, terus diekspor ke luar negeri untuk memenuhi kebutuhan konstruksi di seluruh dunia. Pada bulan April dan Mei tahun ini, baja siku Ehong telah diekspor ke Mauritius dan Kongo Brazzaville di Afrika, serta Guatemala dan negara-negara lain di Amerika Utara, di mana baja siku hitam, baja siku galvanis, baja siku canai panas, dan produk lainnya sangat diminati.
Batang Sudut HitamBaja siku hitam adalah produk umum yang banyak digunakan dalam konstruksi, manufaktur mesin, dan bidang lainnya karena fitur-fiturnya yang kuat, tahan lama, dan hemat biaya. Kami berkomunikasi erat dengan klien kami di Kongo Brazzaville untuk memastikan bahwa baja siku hitam yang kami tawarkan memenuhi standar kualitas yang ketat. Mulai dari penandatanganan pesanan hingga pengiriman produk, setiap langkah proses dikontrol dengan cermat.
Dengan ketahanan terhadap karat dan korosi yang sangat baik,baja siku galvanisDapat secara efektif menahan erosi lingkungan yang keras dan memperpanjang masa pakai bangunan. Selama proses pemesanan, kami telah berkomunikasi sepenuhnya dengan pelanggan kami di Mauritius dan selanjutnya menegaskan bahwa kualitas produk kami dapat diandalkan dan harganya wajar untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Batang siku canai panasTelah berhasil meraih pengakuan pasar Guatemala atas sifat pembentukan dan mekaniknya yang baik. Di sektor konstruksi industri dan sipil Guatemala, baja siku canai panas banyak digunakan dalam struktur rangka dan komponen pendukung. Dalam menangani pesanan, kami secara efisien mengkoordinasikan produksi, kontrol kualitas, dan logistik untuk memastikan produk dikirim tepat waktu dan dengan kualitas tinggi.
Secara keseluruhan, keberhasilan pesanan ekspor ini tidak hanya menyoroti kualitas unggul dan keunggulan beragam produk sudut kami, tetapi juga menunjukkan layanan profesional dan kemampuan eksekusi efisien kami dalam perdagangan internasional. Di masa mendatang, kami akan terus berupaya untuk berkontribusi pada pembangunan dan pengembangan lebih banyak negara.
Waktu posting: 01 Mei 2024

